Senin, 23 Januari 2017

3D TEKNOLOGI (3D PRINTING)

        Teknologi printing terus berkembang pesat dari waktu ke waktu. Teknologi cetak yang awalnya hanya mampu menghasilkan produk dua dimensi kini mampu menghasilkan benda–benda nyata yang menakjubkan. Pengenalan 3D Printing Rapid prototyping atau saat ini dikenal dengan 3D printing merupakan suatu proses pembentukan berbagai bentuk model digital secara virtual dalam objek tiga dimensi.  Seorang teknisi akan membuat desain dalam  format CAD lalu kemudian dikirimkannya ke mesin yang akan membuat desain tersebut menjadi nyata.  Teknologi 3D printing ini menggunakan proses additive dimana setiap lapisan dari berbagai material tercetak satu per satu dalam berbagai bentuk yang berbeda sebelum menjadi model digital yang diinginkan sehingga lapisan–lapisan ini menjadi suatu objek nyata dan konkrit.
           Teknologi ini digunakan dalam pembuatan berbagai prototype dan distribusi manufaktur.  Adapun berbagai bidang yang menggunakan teknologi ini di antaranya arsitektur, teknik, konstruksi, industrial design, automotif, aerospace, militer, medical industries, fesyen, sepatu, perhiasan, pendidikan, produksi makanan, informasi sistem geografis, dan sebagainya.



Perkembangan 3D Printing

            Pada dasarnya, teknologi ini bukanlah hal baru seperti halnya saat ini saat ini sedang ramai diperbincangkan masyarakat. Teknologi ini sudah ada sejak lama. Pertama kali, printer 3D dibuat pada tahun 1984 oleh  Chuck Hull, seorang pegawai 3D System Corp, namun sayangnya material yang saat itu digunakan tidaklah cukup kuat untuk disebut sebagai sebuah produk melainkan hanya sebagai sebuah model yang dipakai untuk menggambarkan bentuk nyata dari desain digital. Teknologi 3D printing ini hanya dapat dilakukan pada desain  visual  dengan material dasar berbahan polimer atau semacam semen lunak, fiberglass, atau plastik. Pengembangan terhadap teknologi ini terus dilakukan, sampai suatu perusahan desain 3D berhasil menemukan sebuah material baru–nanocomposite– yang  merupakan dari berbagai material plastik dan besi sampai saat ini bisa dirasakan.

       Saat ini, teknologi  3D printing mampu mengolah bahan yang bermacam–macam,dari bahan cair maupun padat (bahan cair akan dipadatkan terlebih dahulu), dan bahan–bahan  tersebut  telah mengandung warna, sehingga memungkinkan para kreator atau pengguna untuk berinovasi langsung sesuai dengan kreatifitasnya pada produk akhir. Bahkan pada bulan November 2012  lalu, anak perusahaan General Electric USA (GE USA) menjadi perbincangan hangat karena  berhasil mengakuisisi sebuah perusahaan kecil dengan 130 orang karyawan menggunakan sejumlah mesin cetak 3D. Perusahaan ini adalah Morris Technologies berbasis di Cincinnati Ohio. Morris Technologies membuat semua karyawannya bekerja menggunakan  deskripsi digital dari suatu obyek untuk dapat membentuk suatu produk dalam bentuk fisiknya, selapis demi selapis.Salah satu teknologi yang digunakan oleh perusahaan ini adalah laser sintering. Alat ini bekerja dengan cara menyebarkan lapisan tipis serbuk logam ke platform pembangun dan kemudian mengeringkan bahan ini dengan menggunakan sinar laser. Proses ini terus diulang berkali–kali sampai obyek muncul. Sintering laser mampu memproduksi berbagai macam bentuk dan bagian logam, termasuk komponen–komponen yang terbuat dari aerospace–grade titanium, yang dapat digunakan sebagai komponen produksi pesawat General Elektrik.

       Selain itu, pengembangan teknologi ini juga telah dilakukan dalam penciptaan senjata api untuk kepentingan militer. Teknologi ini dapat menekan pengeluaran negara yang telah dianggarkan untuk sistem keamanan dan pertahanannya. Bahkan di sisi yang lain, perkembangan teknologi ini telah sampai pada tahap pemenuhan pangan manusia. Teknologi ini mampu mencetak produk dengan bahan cokelat yang dapat dimakan begitu saja. Dalam waktu dekat ini juga, para peneliti sedang mencoba mengembangkan teknologi 3D printing untuk menjawab kebutuhan dan kegelisahan para astronot atau peneliti luar angkasa. Teknologi ini sedang dikembangkan untuk mampu mencetak makanan yang lebih kompleks.

      Dari segi harga,semenjak dimulainya abad ke 21 dimana telah berkembangnya teknologi secara besar, harga pasar untuk 3D printer ini meningkat. Tercatat oleh seorang konsultan, bahwa pada tahun 2012  harga ini meningkat sejumlah 29% dari tahun 2011 yaitu sebesar 2,2 juta dolar. Meskipun begitu, dapat dispekulasikan bahwa suatu saat teknologi 4 ini akan menjadi konsumsi publik yang dapat dengan mudah ditemukan pada pasar, karena pada dasarnya teknologi ini dapat menekan biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk membeli sejumlah barang rumah tangga tertentu, karena saat memiliki printer ini mereka dapat langsung menciptakan berbagai barang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka.

Cara Kerja Mesin 3D Printer :

1. Model objek 3D
Model Objek 3D dari 3D dapat dibuat langsung mengunakan software untuk model 3D. seperti Auto CAD, dan software animasi 3D lainnya.

2. Printing
Bila desainnya sudah di buat maka proses pencetakan pun dimulai, Proses printing menggunakan prinsip dasar Additive Layer dengan rangkaian proses mesin membaca rancangan 3D dan mulai menyusun lapisan secara berturut-terut untuk membangun model virtual digabungkan secara otomatis untuk membentuk susunan lengkap yg utuh.

3. Finishing
Teknikini adalah teknik tambahan untuk menyempurnakan proses ini dapat pula menggunakan teknik multiple material atau material berbeda; seperti memberikan warna atau mengkombinasikan warna.


Nama : Andi Muhamad Ihsan
Kelas  : 2KA30
NPM    : 10115681
TUGAS SOFTSKILL : ARBI PRAMANA

3D TEKNOLOGI (VIRTUAL REALITY)

            Virtual Reality merupakan sebuah inovasi teknologi terbaru yang dikembangkan untuk memungkinkan seseorang melakukan suatu interaksi terhadap suatu objek grafis dengan visualisasi 3D atau gambar berhologram. Teknologi ini mampu memberikan sebuah pengalaman baru bagi penggunanya, karena pengguna seolah-olah bisa menyentuh objek tersebut secara langsung. Jadi sederhananya, Virtual Reality adalah tampilan gambar tiga dimensi yang terlihat seperti nyata yang diciptakan dengan bantuan perangkat komputer ataupun juga beberapa perangkat tertentu.
    Dengan teknologi ini, pengguna juga dapat merasakan berada dunia nyata, padahal sebenarnya mereka hanya berada di dunia virtual atau dunia maya. Untuk mendukung jalannya teknologi Virtual Reality ini, biasanya pengguna juga bisa menggunakan beberapa perangkat yang canggih berupa helm atau kacamata, headset, sarung tangan dan walker.
    Helm atau kacamata berfungsi untuk memvisualisasikan tampilan gambar agar pengguna dapat melihat perspektif gambar terlihat lebih dekat dan lebih nyata. Headset berfungsi memberikan efek-efek suara yang keluar kepada pengguna dengan lebih jelas, sehingga akan membuat pengguna seperti didalam suasana yang nyata. Sarung tangan dan walker berfungsi sebagai media penghubung interaksi tangan dan kaki pengguna dengan dunia virtual yang diciptakan oleh Virtual Reality, sehingga pengguna bisa merasakan pengalaman menyentuh, merasakan benda-benda yang muncul secara virtual dan berjalan di dunia maya seperti nyata. Elemen-elemen di dalam Virtual Reality sendiri terbagi dalam beberapa bagian, yaitu:

·         Virtual World : Merupakan sebuah konten grafis maupun hologram yang mampu menciptakan dunia secara virtual dalam bentuk screen play.
·         Sensory Feedback : Merupakan media untuk menyampaikan serangkaian informasi dari virtual world menuju ke indera pengguna. Beberapa informasi yang disampaikan diantaranya penglihatan, pendengaran dan juga sentuhan.
·         Interactivity : Berfungsi untuk merespon segala gerakan dan sentuhan pengguna. Sehingga pengguna dapat berinteraksi secara langsung dengan berbagai objek di dalam dunia virtual.

·         Immersion : Merupakan elemen yang bisa dikatakan sangat penting di dalam teknologi Virtual Reality. Karena bagian ini dapat membuat dapat mempengaruhi pengguna baik secara fisik maupun mental. Sehingga pengguna merasa jika dirinya berada di sebuah lingkungan yang nyata, padahal pengguna hanya berada dalam dunia virtual dan tidak terjadi secara nyata.

Nama : Andi Muhamad Ihsan
Kelas  : 2KA30
NPM    : 10115681

TUGAS SOFTSKILL : ARBI PRAMANA

Minggu, 25 Desember 2016

3 DIMENSI

     A.  Camera Tracking
            Camera Tracking adalah sebuah teknik penyesuaian camera virtual didalam adobe after effects yang nantinya camera virtual tersebut akan merepresentasikan segala gerak gerik kamera asli. dan Text Compositing merupakan sebuah teknik mudah dimana kita akan menambahkan text dinamis.

     B.  Augmented Reality

            Realitas tertambah, atau kadang dikenal dengan singkatan bahasa Inggrisnya AR (augmented reality), adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata.

Nama : Andi Muhamad Ihsan
Kelas  : 2KA30
NPM    : 10115681
TUGAS SOFTSKILL : ARBI PRAMANA

DATA MINING

A.  Definisi

Data mining didefinisikan sebagai satu set teknik yang digunakan secara otomatis untuk mengeksplorasi secara menyeluruh dan membawa ke permukaan relasi-relasi yang kompleks pada set data yang sangat besar.
Data mining dapat juga didefinisikan sebagai “pemodelan dan penemuan polapola yang tersembunyi dengan memanfaatkan data dalam volume yang besar. Data mining menggunakan pendekatan discovery-based dimana pencocokan pola (pattern-matching) dan algoritmaalgoritma yang lain digunakan untuk menentukan relasi-relasi kunci di dalam data yang diekplorasi. 
Data mining merupakan komponen baru pada arsitektur sistem pendukung keputusan (DSS) di perusahaan-perusahaan. Ruang Lingkup Data mining (penambangan data), sesuai dengan namanya, berkonotasi sebagai
pencarian informasi bisnis yang berharga dari basis data yang sangat besar. Usaha pencarian yang dilakukan dapat dianalogikan dengan penambangan logam mulia dari lahan sumbernya. Dengan tersedianya basis data dalam kualitas dan ukuran yang memadai.

B.   Fungsi dan Tujuan

Data Mining mengidentifikasi fakta- fakta atau kesimpulan-kesimpulan yang di sarankan berdasarkan penyaringan melalui data untuk menjelajahi pola-pola atau anomali-anomali data. Data Mining mempunyai 5 fungsi:
a.   Classification
Classification, yaitu menyimpulkan definisi-definisi karakteristik sebuah grup. Contoh: pelanggan-pelanggan perusahaan yang telah berpindah kesaingan perusahaan yang lain.
b.   Clustering
Clustering, yaitu mengindentifikasikan kelompok-kelompok dari barang-barang atau produk-produk yang mempunyai karakteristik khusus(clustering berbeda dengan classification, dimana pada clustering tidak terdapat definisi-definisi karakteristik awak yang di berikan pada waktu classification.)
c.   Association
Association, yaitu mengidentifikasikan hubungan antara kejadian-kejadian yang terjadi pada suatu waktu, seperti isi-isi dari keranjang belanja.
d.   Sequencing
Hampir sama dengan association, sequencing mengidentifikasikan hubungan-hubungan yang berbeda pada suatu periode waktu tertentu, seperti pelanggan-pelanggan yang mengunjungi supermarket secara berulang-ulang.
e.   Forecasting
Forecasting memperkirakan nilai pada masa yang akan datang berdasarkan pola-pola dengan sekumpulan data yang besar, seperti peramalan permintaan pasar.

Tujuan data mining antara lain:
a.   Explanatory
Untuk menjelaskan beberapa kondisi penelitian, seperti mengapa penjualan truk pick up meningkat di colorado.
b.   Confirmatory
Untuk mempertegas hipotesis, seperti halnya 2 kali pendapatan keluarga lebih suka di pakai untuk membeli peralatan keluarga, di bandingkan dengan satu kali pendapatan keluarga.
c.   Exploratory
Menganalisis data untuk hubungan yang baru yang tidak di harapkan, seperti halnya pola apa yang cocok untuk kasus penggelapan kartu kredit.

C.  Proses Data Mining

     
Sebagai suatu rangkaian proses, data mining dapat dibagi menjadi
beberapa tahap yang diilustrasikan pada Gambar 2 di atas. Tahap-tahap tersebut bersifat interaktif di mana pemakai terlibat langsung atau dengan perantaraan knowledge base. Tahapan-tahapan tersebut, diantaranya :
1.      Pembersihan data (untuk membuang data yang tidak konsisten dan noise)
           
Pada umumnya data yang diperoleh, baik dari database suatu perusahaan maupun hasil eksperimen, memiliki isian-isian yang tidak sempurna seperti data yang hilang, data yang tidak valid atau juga hanya sekedar salah ketik. Selain itu, ada juga atribut-atribut data yang tidak relevan dengan hipotesa data mining yang kita miliki. Pembersihan data juga akan mempengaruhi performasi dari sistem data mining karena data yang ditangani akan berkurang jumlah dan kompleksitasnya.
2.      Integrasi data (penggabungan data dari beberapa sumber)
           
Tidak jarang data yang diperlukan untuk data mining tidak hanya berasal dari satu database tetapi juga berasal dari beberapa database atau file teks. Integrasi data dilakukan pada atribut-aribut yang mengidentifikasikan entitas-entitas yang unik seperti atribut nama, jenis produk, nomor pelanggan dsb. Integrasi data perlu dilakukan secara cermat karena kesalahan pada integrasi data bisa menghasilkan hasil yang menyimpang dan bahkan menyesatkan pengambilan aksi nantinya. Dalam integrasi data ini juga perlu dilakukan transformasi dan pembersihan data karena seringkali data dari dua database berbeda tidak sama cara penulisannya atau bahkan data yang ada di satu database ternyata tidak ada di database lainnya.
3.      Transformasi data (data diubah menjadi bentuk yang sesuai untuk di-mining)
           
Beberapa teknik data mining membutuhkan format data yang khusus sebelum bisa diaplikasikan. Sebagai contoh beberapa teknik standar seperti analisis asosiasi dan klastering hanya bisa menerima input data kategorikal. Karenanya data berupa angka numerik yang berlanjut perlu dibagi-bagi menjadi beberapa interval. Proses ini sering disebut binning. Transformasi dan pemilihan data ini juga menentukan kualitas dari hasil data mining nantinya karena ada beberapa karakteristik dari teknik-teknik data mining tertentu yang tergantung pada tahapan ini.
4.      Aplikasi teknik data mining
           
Aplikasi teknik data mining sendiri hanya merupakan salah satu bagian dari proses data mining. Perlu diperhatikan bahwa ada kalanya teknik-teknik data mining umum yang tersedia di pasar tidak mencukupi untuk melaksanakan data mining di bidang tertentu atau untuk data tertentu. Sebagai contoh akhir-akhir ini dikembangkan berbagai teknik data mining baru untuk penerapan di bidang bioinformatika seperti analisa hasil microarray untuk mengidentifikasi DNA dan fungsi-fungsinya.
5.      Evaluasi pola yang ditemukan (untuk menemukan yang menarik/bernilai)
           
Dalam tahap ini hasil dari teknik data mining berupa pola-pola yang khas maupun model prediksi dievaluasi untuk menilai apakah hipotesa yang ada memang tercapai. Bila ternyata hasil yang diperoleh tidak sesuai hipotesa ada beberapa alternatif yang dapat diambil seperti menjadikannya umpan balik untuk memperbaiki proses data mining, mencoba teknik data mining lain yang lebih sesuai, atau menerima hasil ini sebagai suatu hasil yang di luar dugaan yang mungkin bermanfaat.                Ada beberapa teknik data mining yang menghasilkan hasil analisa berjumlah besar seperti analisis asosiasi. Visualisasi hasil analisa akan sangat membantu untuk memudahkan pemahaman dari hasil data mining.
6.      Presentasi pola yang ditemukan untuk menghasilkan aksi
Tahap terakhir dari proses data mining adalah bagaimana memformulasikan keputusan atau aksi dari hasil analisa yang didapat. Ada kalanya hal ini harus melibatkan orang-orang yang tidak memahami data mining. Karenanya presentasi hasil data mining dalam bentuk pengetahuan yang bisa dipahami semua orang adalah satu tahapan yang diperlukan dalam proses data mining. Dalam presentasi ini, visualisasi juga bisa membantu mengkomunikasikan hasil data mini.
D.  Implementasi Data Mining

Contoh nya :

Telekomunikasi : Sebuah perusahaan telekomunikasi menerapkan data mining untuk melihat dari jutaan transaksi yang masuk, transaksi mana sajakah yang masih harus ditangani secara manual (dilayani oleh orang). Tujuannya adalah untuk menambah layanan otomatis khusus untuk transaksi-transaksi yang masih dilayani secara manual. Dengan demikian jumlah operator penerima transaksi manual tetap bisa ditekan minimal.

Nama : Andi Muhamad Ihsan
Kelas  : 2KA30
NPM    : 10115681
TUGAS SOFTSKILL : ARBI PRAMANA

INTERNET OF THINGS

A.          Definisi

   Pengertian IoT

Internet of Things (IoT) adalah sebuah konsep/skenario dimana suatu objek yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer. IoT telah berkembang dari konvergensi teknologi nirkabel, micro-electromechanical systems (MEMS), dan Internet.
"A Things" pada Internet of Things dapat didefinisikan sebagai subjek misalkan orang dengan monitor implant jantung, hewan peternakan dengan transponder biochip, sebuah mobil yang telah dilengkapi built-in sensor untuk memperingatkan pengemudi ketika tekanan ban rendah. Sejauh ini, IoT paling erat hubungannya dengan komunikasi machine-to-machine(M2M) di bidang manufaktur dan listrik, perminyakan, dan gas. Produk dibangun dengan kemampuan komunikasi M2M yang sering disebut dengan siste cerdas atau "smart". (contoh: smart label, smart meter, smart grid sensor).
Meskipun konsep ini kurang populer hingga tahun 1999, namun IoT telah dikembangkan selama beberapa dekade.  Alat Internet pertama, misalnya, adalah mesin Coke di Carnegie Melon University di awal 1980-an. Para programer dapat terhubung ke mesin melalui Internet, memeriksa status mesin dan menentukan apakah ada atau tidak minuman dingin yang menunggu mereka, tanpa harus pergi ke mesin tersebut.
Istilah IoT (Internet of Things) mulai dikenal tahun 1999 yang saat itu disebutkan pertama kalinya dalam  sebuah presentasi oleh Kevin Ashton, cofounder and executive director of the Auto-ID Center di MIT.

·         Penting nya IoT

IOT menghubungkan tempat-tempat baru - seperti lantai manufaktur, grid energi, fasilitas kesehatan, dan sistem-transportasi Internet. Ketika sebuah benda dapat mewakili dirinya sendiri secara digital, dapat dikontrol dari mana saja. Konektivitas ini berarti lebih banyak data, yang dikumpulkan dari lebih banyak tempat, dengan lebih banyak cara untuk meningkatkan efisiensi dan meningkatkan keselamatan dan keamanan.

·         Cara memulai IoT

Langkah awal menuju IoT adalah mengkonversi jaringan pada protokol proprietary ke jaringan berbasis IP. Bagi perusahaan, membutuhkan kemitraan antara operational technology (OT) dan IT untuk menangani keamanan, kinerja, dan interoperabilitas. Cisco merupakan salah satu vendor terbesar yang memiliki sejarah panjang kemitraan dengan beberapa pelanggan untuk mencapai tujuan bisnis.

B.          Pengendalian (Manage)
   Intranet adalah konsep LAN yang mengadopsi teknologi Internet, diperkenalkan pada akhir tahun 1995. Khoe Yao Tung (1997) mengatakan : Intranet adalah LAN yang menggunakan standar komunikasi dan segala fasilitas Internet, diibaratkan
berInternet dalam lingkungan lokal. Intranet umumnya juga terkoneksi ke Internet sehingga memungkinkan pertukaran informasi dan data dengan jaringan Intranet lainnya (Internetworking) melalui backbone Internet. Kompatibilitas Intranet (sebagaimana Internet) sangat tinggi terhadap sistem lainnya sehingga mudah diterapkan, dipelajari, dikembangkan dan dikonfigurasi ulang. 
            Keistimewaan fasilitas Intranet yang tidak terdapat pada jaringan lokal (LAN) konvensional adalah:
Tampilan WEB (grafis, multimedia) pada sistem operasi, navigasi, aplikasi maupun databasenya Fasilitas standar Internet : surat elektronik (E-mail), transfer file (FTP), emulasi terminal jarak jauh (Telnet, Rlogin), pengendalian peralatan network jarak jauh (SMNP) Aplikasi Internet yang kaya seperti search engine, mailing list, newsgroup, archie, gopher, wais dan sebagainya Script programming universal Common Gateway Interface (CGI), Perl, Visual Basic, C dan Java yang mendukung operasi database.
   Dukungan integrasi database dan kompatibilitas dengan perangkat lunak yang telah ada seperti dengan Foxpro, SQL maupun Oracle
Teknologi LAN seperti manajemen database, sistem terdistribusi, client server, sharing resource and peripheral tetap dipertahankan.
   Salah satu hal terpenting dalam Internet / Intranet adalah keamanan jaringan (network security). Isu ini sensitif mengingat jaringan telekomunikasi komersial yang dipakai bersifat umum (public service communication network) sehingga rentan penyusupan dan penyadapan jaringan serta pembajakan data. 
      Terminologi yang lebih berkembang dari Intranet adalah teknologi Extranet yang memiliki pengertian suatu jaringan Intranet yang dapat diakses dari luar baik melalui VPN maupun media komunikasi umum.

C.          Monetisasi (Montize)
Apa sih Monetisasi?
Monetisasi merupakan proses konversi sesuatu yang tidak mempunyai nilai menjadi sesuatu yang mempunyai nilai jual yang lebih.  Dilihat dari namanya pengertian singkat tentang blog monetisasi adalah sebuah blog yang difungsikan sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan uang kepada penggunanya. Para blogger memposisikan mereka sebagai broker atau calo. Biasanya para blogger bekerja sama dengan perusahaan affiliasi dan Adsense.
Pada awalnya, untuk memulai Blog monetisasi ini para Blogger harus melakukan SEO ( Search Engine Optimalization ) dan promosi blog agar trafic pengunjuk terus meningkat dan stabil.
 Tips monetiasi blog, sebagai berikut :
1.      Buatlah topik blog yang akan anda bangun, usahakan topik yang dipilih oleh anda adaalh hal yang anda sukai, karena Anda akan menulis dalam waktu yang cukup lama. Jika topik yang anda angkat bukan sebuah hal yang anda sukai anda akan merasa cepat bosan dalam menjalaninya,
2.      Setelah anda yakin dengan topik yang akan anda ulas di blog anda, plih situs web yang kontennya mendukung untuk anda berbisnis. Seperti halnya Blogger (Promosi ni yee,, heheh), karena blogger menyediakan fitur monetisasi siap pakai seperti Google Adsense.
3.      buatlah artikel panjang yang terstruktur dan berisi informasi yang bermanfaat serta sesuai dengan topik anda di awal perancangan.
4.      melakukan optimasi Blog menggunakan SEO. SEO adalah tips atau trik atau langkah-langkah untuk memaksimalkan posisi pagerank pada search engine.
5.      Untuk memaksimalkan trafic pagerank yang harus terus meningkat maka anda harus mempromosikan blog anda kepada pengguna blok yang lain.
6.      Jika langkah diatas sudah mulai di jalankan dengan rutin dan trafic pengunjung anda sudah banyak dan stebil, langkah anda terakhir adalah memilih model monetisasi apa yang cocok dengan topik Anda.
Berikut adalah blog yang mempunyai penghasilan terbesar di dunia :
1. www.mishable.com
2. www.engadget.com
3. www.lifehacker.com
4. dan lain-lainnya

D.         Perluasan (Extend)
Perluasan internet sangat penting bagi manusia. Tidak hanya untuk media hiburan tapi yang terpenting untuk media pendidikan. Lebih mudah juga dioperasikan. Banyak sekali keuntungan yang didapatkan. Jika internet diperluas, bisa dibayangkan kan internet menjadi lebih baik.

E.           Operasional (Operate)

konsep yang bersifat abstrak untuk memudahkan pengukuran suatu variabel. atau melakukan suatu kegiatan ataupun pekerjaan penelitian. 
Contohnya saja jika kita menggukan internet untuk memudahkan kita melakukan sesuatu atau mengamati keadaan di internet seperti respon yang positif atau negative


Nama : Andi Muhamad Ihsan
Kelas  : 2KA30
NPM    : 10115681
TUGAS SOFTSKILL : ARBI PRAMANA

Bahasa Inggris 2 - Soal Ilmu Komputer

The earliest foundations of what would become computer science predate the invention of the modern digital computer. Machines for calcula...